Setelah Ejakulasi, Berapa Lama Sperma Mampu Bertahan di Dalam Rahim?

Setelah Ejakulasi, Berapa Lama Sperma Mampu Bertahan di Dalam Rahim?

Ketika Anda dan pasangan sedang merencanakan program kehamilan, Anda perlu memperhitungkan risiko setelah berhubungan seksual. Banyak pasangan yang tidak mengetahui dengan pasti berapa lama sperma mampu bertahan di dalam rahim setelah ejakulasi.

Hal ini penting untuk diketahui apabila Anda dan pasangan sedang merencanakan program kehamilan. Dengan begitu, Anda bisa memperhitungkan segala hal yang berhubungan dengan aktivitas seksual Anda dan pasangan secara tepat sasaran.

Berapa lama sperma mampu bertahan di luar tubuh?

Sebenarnya, usia atau daya tahan sperma dipengaruhi oleh berbagai faktor. Perbedaan faktor lingkungan adalah pengaruh yang utama.

Di permukaan kering

Saat sperma jatuh ke permukaan yang kering, maka sperma tersebut akan mati setelah air mani pada permukaan tersebut mengering. Ini bisa saja terjadi pada benda apapun yang tidak lembab, seperti pakaian, tempat tidur, dan lain sebagainya.

Di air

Setelah dikeluarkan, sperma bisa bertahan lebih lama bila terkena ke permukaan air. Misalnya jika sperma tersebut terjatuh di bak mandi dengan air yang hangat atau panas. 

Akan tetapi, meskipun sperma mampu bertahan  hidup di air, sperma tersebut tidak bisa berjalan di air untuk mencari vagina di tubuh wanita. Jadi, kemungkinan wanita untuk hamil karena sperma yang ada di air sangat rendah, kecuali sperma tersebut memang sudah ada di dalam tubuh wanita. 

Di tubuh wanita

Berapa lama sperma mampu bertahan di dalam rahim? Jawabannya adalah lima hari. Ini adalah waktu yang lebih lama dibandingkan dengan usia sperma ketika ada di permukaan yang kering maupun air.

Jadi, jika Anda berhubungan seksual dengan pasangan meski pasangan belum melalui proses ovulasi, tetap ada kemungkinan untuk terjadinya proses pembuahan yang menyebabkan kehamilan. 

Saat dibekukan

Untuk kebutuhan medis, terkadang sperma bisa juga dibekukan. Apabila dibekukan, maka berapa lama sperma mampu bertahan tergantung pada teknik pembekuannya.

Umumnya, sperma yang dibekukan dapat bertahap selama puluhan tahun. Ini bisa dilakukan oleh pria saat sedang menjalani perawatan infertilitas, menderita kanker, atau mengalami kondisi medis lain yang akan memengaruhi kesuburan pria. 

Sperma yang dibekukan memungkinkan seorang pria untuk tetap bisa memiliki anak meski sudah kehilangan kesuburan akibat penyakit atau pengobatan tertentu.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa berapa lama sperma mampu bertahan tergantung pada lingkungannya. Sperma memiliki usia yang paling panjang ketika berada di dalam tubuh wanita atau ketika dibekukan.

Meningkatkan kesehatan dan kualitas sperma 

Demi berhasil menjalankan program kehamilan yang  baik, maka Anda bisa melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kesehatan serta kualitas sperma. Beberapa upaya tersebut antara lain: 

Menjaga gaya hidup sehat

Gaya hidup sehat ditandai dengan konsumsi makanan bergizi, berolahraga, serta menghindari kebiasaan merokok. Hindari juga terlalu sering mengonsumsi alkohol atau menggunakan obat-obatan terlarang. 

Hindari kontak dengan zat berbahaya

Anda mungkin tidak menyadari bahwa zat berbahaya di sekitar Anda bisa memengaruhi kesehatan sperma. Hindari kontak dengan zat seperti logam berat atau pestisida apabila ingin menjaga kualitas sperma.

Menjaga berat badan seimbang

Berat badan yang berlebihan atau terlalu rendah juga akan memengaruhi kesehatan sperma Anda. Jaga kesehatan sperma dengan memastikan berat badan Anda tetap seimbang. 

Lakukan hal-hal di atas untuk memiliki kualitas sperma yang baik. Jika ingin menjalani program kehamilan, pastikan untuk mempertimbangkan berapa lama sperma mampu bertahan di dalam rahim setelah ejakulasi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *